Beranda / Kota Tangerang / Dinsos Kota Tangerang Sisir Jalanan Siang dan Malam, PMKS Dipantau Ketat hingga Data Sosial Terus Diperbarui

Dinsos Kota Tangerang Sisir Jalanan Siang dan Malam, PMKS Dipantau Ketat hingga Data Sosial Terus Diperbarui

TangerangKini.com, Kota Tangerang — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang tak memberi ruang bagi persoalan sosial berlarut. Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), termasuk anak jalanan, kini dilakukan secara masif dengan pemantauan berulang dari pagi hingga malam hari, disertai pembaruan data sosial secara berkelanjutan.

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengungkapkan bahwa jajarannya rutin menyisir sejumlah titik rawan PMKS setiap hari. Bahkan, dalam sehari pemantauan bisa dilakukan hingga empat kali dengan waktu yang tidak menentu.

“Pemantauan kami lakukan rutin, bisa tiga sampai empat kali sehari, mulai pagi, siang, sore sampai malam. Saya sendiri juga masih sering turun langsung ke lapangan,” ujarnya di pusat pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (05/05/2026).

Setiap temuan di lapangan tidak dibiarkan begitu saja. Dinsos mengerahkan tim reaksi cepat untuk langsung bergerak memberikan pendekatan persuasif dan edukasi kepada para PMKS. Sementara untuk langkah penertiban, Dinsos menggandeng Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah.

“Begitu ditemukan, kami dokumentasikan dan tim langsung bergerak memberikan edukasi. Untuk penertiban atau pengangkutan, kami berkolaborasi dengan Satpol PP,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada penanganan di lapangan, Dinsos juga menaruh perhatian serius pada persoalan data sosial yang kerap dipertanyakan masyarakat, khususnya terkait klasifikasi desil kesejahteraan.

Baca Juga:  Hari Amal Bhakti Kemenag: Dr. Nurdin Ajak ASN Jadi Teladan dalam Implementasi Nilai Agama

Ia mengakui, proses pemutakhiran data saat ini masih terus berjalan secara nasional. Namun di tingkat daerah, Dinsos tetap aktif mengusulkan perubahan berdasarkan kondisi riil warga.

“Pemutakhiran data memang sedang dilakukan dari pusat. Kami di daerah terus mengusulkan sesuai kondisi eksisting di lapangan,” katanya.

Pengusulan tersebut dilakukan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) milik Kementerian Sosial. Nantinya, hasil akhir penentuan desil mulai dari desil 1 hingga 10 ditetapkan oleh pihak berwenang, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS).

“Keputusan akhirnya ada di BPS. Kami hanya mengusulkan melalui sistem yang tersedia,” tegasnya.

Meski begitu, Acep memastikan tidak ada ruang bagi pembiaran data yang tidak akurat. Dinsos Kota Tangerang terus melakukan perbaikan dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari relawan hingga mitra sosial.

“Insyaallah kami terus melakukan perbaikan. Tahun 2026 ini, bersama relawan, PSM, PKH, dan mitra lainnya, kami tetap turun langsung melakukan survei lapangan,” pungkasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangerang untuk memastikan penanganan masalah sosial berjalan tepat sasaran baik di jalanan maupun dalam sistem data yang menjadi dasar penyaluran bantuan.(Qor)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments