Beranda / Kota Tangerang / Gegara Hutang Pinjol, Pemuda Nekat Terjun ke Sungai Cisadane

Gegara Hutang Pinjol, Pemuda Nekat Terjun ke Sungai Cisadane

TangerangKini.com, Kota Tangerang — Suasana malam takbiran Iduladha di Kota Tangerang mendadak gempar setelah seorang pemuda berinisial SD (23) diduga nekat melompat dari jembatan di Jalan Tengku Umar, Rabu (27/05/2026) dini hari.

Aksi tersebut diduga dipicu tekanan ekonomi akibat terlilit utang pinjaman online (pinjol). Peristiwa itu sempat membuat keluarga korban panik hingga melapor ke pihak kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban disebut sempat berpura-pura muntah di atas jembatan. Tak lama kemudian, korban diduga menceburkan diri ke sungai dengan kondisi arus air cukup deras.

Komandan Regu 3 BPBD Damkar UPT Cibodas, Anton, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 00.15 WIB dan langsung bergerak melakukan pencarian.

“Korban diduga sedang banyak permasalahan. Informasinya ada utang pinjol, gadai motor, utang sana-sini, sampai sempat terjadi keributan dengan keluarga,” ujarnya.

Namun di tengah proses pencarian, keluarga korban mendapat kabar dari kekasih korban yang menyebut S.D. masih dalam keadaan selamat.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin Dialog Bersama RT/RW Bahas APBD 2025 di Kecamatan Benda

“Iya, tadi kami dapat informasi dari ibu korban setelah berkomunikasi dengan pacar korban. Informasinya anaknya selamat, cuma memang sedang ada masalah keluarga dan belum mau bertemu orang tuanya,” katanya.

Ia menjelaskan, informasi tersebut diterima sekitar pukul 15.30 WIB. Meski begitu, pihak BPBD masih berupaya memastikan keberadaan korban lantaran hingga kini kontak kekasih korban belum dapat dihubungi kembali.

“Pacarnya menyampaikan kalau korban selamat. Mungkin karena arus air cukup deras, korban terbawa ke pinggir dan bisa menyelamatkan diri. Mudah-mudahan memang benar begitu,” lanjut Anton.

Selain persoalan pinjaman online, korban juga disebut menghadapi berbagai tekanan pribadi lainnya. Bahkan, sempat terjadi perselisihan dengan keluarga sebelum kejadian berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga korban belum bersedia memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena terjadi di malam takbiran, momen yang biasanya dipenuhi suasana suka cita menyambut Hari Raya Iduladha. (Qor)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments