Beranda / Kota Tangerang / HMI Cabang Tangerang Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan Jual Beli Titik Program MBG

HMI Cabang Tangerang Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan Jual Beli Titik Program MBG

TangerangKini.com, Kota Tangerang – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi dan praktik jual beli titik dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan publik.

Ketua Umum HMI Cabang Tangerang, M. Rhamadoni, menegaskan pengungkapan kasus tersebut tidak boleh berhenti pada pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, penyidik harus menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Desakan itu muncul seiring berkembangnya proses penyidikan dugaan korupsi dan praktik jual beli titik pelaksanaan Program MBG yang diduga melibatkan sejumlah pihak dalam penentuan serta distribusi titik program.

Ia mengatakan, aparat penegak hukum perlu mendalami seluruh keterangan yang muncul dalam proses penyidikan, termasuk informasi yang disampaikan tersangka Sony Sanjaya terkait dugaan adanya tekanan dari pihak-pihak yang memiliki pengaruh dalam perkara tersebut.

“Apabila benar terdapat pihak-pihak berpengaruh yang melakukan tekanan sebagaimana diklaim oleh tersangka Sony Sanjaya, maka aparat penegak hukum harus berani mengusutnya tanpa pandang bulu. Pengungkapan kasus ini harus dilakukan dari hulu hingga hilir, dari tingkat pusat sampai ke titik-titik yang terindikasi diperjualbelikan,” tegas Rhamadoni, di sekretariat HMI Kota Tangerang, Sabtu (06/06/2026).

Lebih lanjut menilai, keterangan yang disampaikan tersangka dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Baca Juga:  Kapolres Metro Tangerang Kota cek Pos Pantau Guna Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadhan 2025

Selain itu, HMI Cabang Tangerang meminta agar pengusutan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh wilayah dan titik pelaksanaan MBG yang terindikasi menjadi objek praktik jual beli maupun penyimpangan anggaran.

Menurut Rhamadoni, Program MBG merupakan program strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, dugaan korupsi dan jual beli titik tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai tujuan utama program dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

HMI Cabang Tangerang juga mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi komprehensif, termasuk audit terhadap titik-titik yang diduga bermasalah, penelusuran aliran dana, serta pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang diduga terkait.

Di sisi lain, pihaknya meminta agar aparat memberikan ruang dan perlindungan hukum apabila terdapat pihak yang bersedia bekerja sama mengungkap jaringan yang lebih luas dalam kasus tersebut.

“Kami mengawal proses penegakan hukum yang transparan dan mendorong agar setiap pihak yang memiliki informasi penting terkait kasus ini diberikan kesempatan untuk menjadi justice collaborator sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dengan demikian, seluruh aktor yang terlibat dapat diungkap secara terang benderang demi tegaknya keadilan dan pemberantasan korupsi,” ujarnya.

HMI Cabang Tangerang menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut serta mendukung langkah penegakan hukum yang profesional, independen, dan berorientasi pada pengungkapan fakta secara menyeluruh guna menjaga kepercayaan publik terhadap program-program yang menggunakan anggaran negara. (Qor)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments