Tangerangkini.com, Tangerang – Stabilitas dan kondusivitas daerah menjadi modal utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang, guna memperkuat sinergi dan menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai isu strategis daerah, Rabu (10/06/2026).
Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tangerang tersebut, menjadi forum penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antar unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mengawal berbagai program pembangunan yang tengah berjalan.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan, kondusivitas daerah merupakan faktor penting yang harus terus dijaga bersama. Menurutnya, suasana yang aman dan stabil akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dengan nyaman serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
“Kondusivitas daerah harus terus kita jaga bersama. Ketika situasi daerah aman dan stabil, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, dunia usaha berkembang, dan pembangunan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Sachrudin.
Ia menjelaskan, Rakor tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada Rakor Forkopimda Jawa-Bali, yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai dinamika global maupun nasional yang berpotensi memberikan dampak hingga ke tingkat daerah.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian bersama, di antaranya penanganan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi daerah, penurunan angka pengangguran, peningkatan investasi dan daya saing daerah, hingga penguatan stabilitas sosial dan keamanan masyarakat.
Selain itu, perkembangan ruang digital juga menjadi salah satu fokus pembahasan.
Sachrudin menuturkan, penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga berbagai bentuk provokasi di media digital perlu diantisipasi melalui penguatan literasi masyarakat serta koordinasi lintas sektor yang lebih efektif.
“Kita harus terus membangun komunikasi publik yang baik serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pendekatan persuasif, edukatif, dan preventif harus terus di kedepankan,” tambahnya.
Sachrudin, juga menekankan pentingnya deteksi dini dan respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun konflik sosial. Menurutnya, koordinasi yang solid antar unsur Forkopimda menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Komunikasi yang baik, koordinasi yang kuat, serta langkah yang cepat dan tepat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, sinergi seluruh unsur Forkopimda harus terus diperkuat agar setiap tantangan dapat diantisipasi dan ditangani bersama,” ungkapnya.
Melalui Rakor tersebut, Pemerintah Kota Tangerang berharap kolaborasi yang selama ini terjalin dapat semakin solid, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memastikan Kota Tangerang tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.








