Beranda / Kota Tangerang / Maryono: Kerja Sama Daerah Harus Berdampak

Maryono: Kerja Sama Daerah Harus Berdampak

Tangerangkini.com, Tangerang – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa kerja sama yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pemetaan Kerja Sama Pemerintah Kota Tangerang Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Ahlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (17/06/2026).

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 150 peserta yang berasal dari perangkat daerah dan perangkat wilayah se-Kota Tangerang.


Dalam sambutannya, Maryono, menekankan bahwa seluruh perangkat daerah perlu memiliki perspektif yang sama bahwa setiap kerja sama yang dijalin harus diarahkan untuk menghasilkan nilai tambah bagi daerah.

“Insya Allah, Pemkot Tangerang berkomitmen agar pendapatan daerah terus meningkat pada tahun 2027. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan kerja sama yang dibangun harus mampu membuka peluang investasi, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD,” ujar Maryono.

Menurutnya, tantangan pembangunan daerah saat ini menuntut pemerintah untuk semakin kreatif dalam menggali potensi yang dimiliki. Kota Tangerang, lanjut Maryono, memiliki berbagai keunggulan kompetitif yang dapat menjadi modal besar dalam memperkuat kerja sama strategis dengan berbagai pihak.
Selain memiliki jumlah penduduk yang mendekati dua juta jiwa, Kota Tangerang juga berada di lokasi yang sangat strategis sebagai gerbang utama mobilitas nasional dan internasional melalui Bandara Soekarno-Hatta.
“Kita mungkin tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi kita memiliki kekuatan besar di sektor jasa, perdagangan, investasi, dan sumber daya manusia.
Keberadaan Bandara Soekarno-Hatta serta visi pembangunan aerotropolis harus mampu kita optimalkan melalui berbagai skema kerja sama yang produktif dan saling menguntungkan,” jelasnya.

Baca Juga:  Kodim 0506/Tgr Gelar Bakti Sosial Donor Darah dalam Rangka HUT ke-80 Persit KCK

Menurut Maryono, penguatan kerja sama antardaerah, kerja sama dengan pemerintah pusat, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga mitra internasional, perlu terus diperluas untuk membuka peluang investasi baru yang berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengingatkan keberhasilan sebuah kerja sama tidak diukur dari banyaknya nota kesepahaman atau perjanjian yang ditandatangani, melainkan dari implementasi dan manfaat yang dihasilkan.
“Jangan sampai kerja sama hanya berhenti pada seremoni atau penandatanganan dokumen. Yang paling penting adalah tindak lanjutnya. Kerja sama harus berkelanjutan, menghasilkan manfaat yang terukur, dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah maupun masyarakat,” tegas Maryono.

Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kapasitas dalam mengidentifikasi peluang kerja sama yang potensial serta memastikan setiap kerja sama yang telah berjalan dapat dievaluasi dan dikembangkan secara optimal.

Melalui kegiatan pemetaan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama dalam merancang, mengelola, dan mengoptimalkan kerja sama daerah sebagai instrumen pembangunan yang efektif.
“Dengan kerja sama yang terarah, terukur, dan berkelanjutan, saya yakin kita dapat memperkuat daya saing Kota Tangerang, meningkatkan investasi, serta mendorong peningkatan PAD yang pada akhirnya akan kembali untuk perwujudan bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Maryono.

Sebagai informasi, selama periode 2025–Juni 2026 saat ini, tercatat sebanyak 157 dokumen kerja sama telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang dengan berbagai instansi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments