Beranda / Kota Tangerang / Korban Penusukan Brutal Dijenguk Komisi III DPRD Kota Tangerang

Korban Penusukan Brutal Dijenguk Komisi III DPRD Kota Tangerang

TangerangKini.com, Kota Tangerang – Perawat muda berinisial VS alias Vero (21), korban penusukan brutal di Klinik Dental Regency, kawasan Total Persada, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, masih menjalani masa pemulihan setelah mengalami luka serius akibat lima tusukan senjata tajam yang mengenai sejumlah bagian tubuhnya.

Korban berhasil diselamatkan setelah menjalani operasi darurat di RSUD Kabupaten Tangerang usai insiden yang terjadi pada Sabtu (30/05/2026) tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Sumarti, menjenguk korban di RSUD Kabupaten Tangerang pada Rabu (03/06/2026). Dalam kunjungannya, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa tenaga kesehatan tersebut.

“Saya datang untuk melihat kondisi korban secara langsung dan memberikan dukungan agar segera pulih,” ujar Sumarti.

Menurutnya, kondisi korban cukup memprihatinkan lantaran mengalami lima luka tusukan, dengan luka paling serius berada di bagian perut hingga melukai usus.

“Korban mengalami lima tusukan dan yang paling berbahaya berada di bagian perut hingga mengenai usus. Syukurnya bisa segera ditangani dokter,” katanya.

Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di Kota Tangerang dan menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan keamanan masyarakat.

“Kami sangat prihatin dan berharap peristiwa seperti ini tidak terulang lagi. Ini harus menjadi evaluasi bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Kabupaten Tangerang, Fikri, menjelaskan korban datang ke rumah sakit dengan luka di bagian perut, leher, dan wajah. Tim medis langsung melakukan penanganan karena kondisi korban tergolong gawat darurat.

“Pasien datang dengan beberapa luka di tubuhnya, termasuk di bagian perut, leher, dan wajah. Kami langsung melakukan tindakan medis,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, salah satu luka tusukan di bagian perut diketahui menembus hingga melukai usus korban. Kondisi tersebut membuat tim dokter segera mengambil tindakan operasi pada malam yang sama.

“Salah satu luka tusukan menembus ke dalam dan melukai usus. Karena itu, malam itu juga langsung dilakukan operasi,” terangnya.

Baca Juga:  Sindikat Penjualan Bayi Internasional Dibekuk Petugas Imigrasi Bandara Soetta

Usai operasi, korban menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama tiga hari. Setelah kondisinya berangsur membaik, korban kemudian dipindahkan ke ruang rawat biasa.

“Setelah operasi pasien dirawat di ICU selama tiga hari. Alhamdulillah kondisinya membaik dan sekarang sudah berada di ruang perawatan biasa,” kata Fikri.

Ia menambahkan, terdapat sedikitnya lima luka tusukan besar pada tubuh korban yang seluruhnya telah ditangani dan dijahit oleh tim dokter saat operasi berlangsung.

“Kalau yang luka besar ada sekitar lima titik. Semuanya langsung ditangani dan dijahit saat operasi,” ungkapnya.

Di sisi lain, keluarga korban mengaku syok saat menerima kabar penusukan tersebut. Ayah korban, Agus Sofiyan, mengaku baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 19.00 WIB.

“Saya dikasih tahu sekitar jam 7 malam. Awalnya saya pikir anak saya mengalami kecelakaan, ternyata setelah sampai di rumah sakit kejadiannya seperti ini. Harapan saya, jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” ujarnya.

Agus mengaku sangat terpukul melihat kondisi putrinya yang menjadi korban penusukan. Meski demikian, ia mengapresiasi kesigapan tenaga medis yang berhasil menyelamatkan nyawa anaknya.

“Saya trauma melihat kondisi anak saya, tapi saya salut karena rumah sakit langsung sigap menangani,” katanya.

Terkait proses hukum, Agus menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada Polsek Jatiuwung. Ia berharap penyelidikan dapat berjalan profesional hingga kasus tersebut terungkap secara tuntas.

“Anak saya yang lebih banyak dimintai keterangan oleh polisi. Saya berharap prosesnya bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Menurut Agus, pelaku penusukan telah diamankan oleh pihak kepolisian. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, pelaku hingga kini belum banyak memberikan keterangan.

“Pelaku sudah ditahan. Katanya sampai sekarang masih bungkam,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Polsek Jatiuwung masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap motif pelaku dalam kasus penusukan yang menggegerkan warga Periuk tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru penanganan perkara itu.(Qor)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments