Beranda / Kota Tangerang / PCNU Kota Tangerang Dilantik, Targetkan Mandiri hingga Bangun Rumah Sakit

PCNU Kota Tangerang Dilantik, Targetkan Mandiri hingga Bangun Rumah Sakit

TangerangKini.com, Kota Tangerang – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam rangkaian Istighotsah dan Pelantikan PCNU sekaligus Istighotsah Kubro di Pondok Pesantren Malika, Koang Jaya, Kec. Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (15/08/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran NU di tengah masyarakat. Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Tangerang, H. Ahmad Kafi, mengatakan pelantikan sempat tertunda hampir delapan bulan akibat dinamika di tingkat pusat yang berdampak pada keterlambatan Surat Keputusan (SK).

“Alhamdulillah pelantikan PCNU bisa berjalan hari ini, setelah hampir delapan bulan kita menunggu. Animo para pengurus untuk mengikuti pelantikan ini cukup tinggi karena semangat berkhidmatnya di Nahdlatul Ulama sangat tinggi,” ujar Kafi.

Ke depan, PCNU Kota Tangerang menargetkan sejumlah program prioritas. Salah satunya memperkuat kemandirian ekonomi organisasi melalui Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).

Menurutnya, penguatan LAZISNU akan dilakukan melalui peningkatan fundraising, termasuk dari internal pengurus serta pemanfaatan sistem pembayaran digital seperti QRIS.

“Kita ingin Nahdlatul Ulama itu secara ekonomi mandiri. Oleh karena itu, kita akan perkuat LAZISNU,” katanya.

Selain kemandirian ekonomi, PCNU juga menargetkan pembangunan kantor sekretariat sendiri. Kafi menyebut pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan Kementerian Hukum terkait pemanfaatan aset negara yang berada di Kota Tangerang.

PCNU berharap sekretariat nantinya berada di kawasan sekitar Masjid Al-A’zhom, sehingga dapat berdampingan dengan sejumlah lembaga keagamaan seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kita berharap ada di sekitar Masjid Al-A’zhom. Sehingga di situ ada Masjid Al-A’zhom, ada FKUB, ada MUI, semua lembaga keagamaan ngumpul di situ,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, PCNU juga menargetkan memiliki klinik atau rumah sakit dalam lima tahun ke depan sebagai bentuk kontribusi langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Raker ke- X Forwat Tancap Gas, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi

Untuk merealisasikan sejumlah rencana tersebut, PCNU telah menyurati Pemkot Tangerang dan membangun komunikasi dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, DPRD Kota Tangerang, hingga Staf Khusus Menteri Hukum yang juga menjadi salah satu penasihat PCNU Kota Tangerang.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menekankan pentingnya peran kaum nahdliyin dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai agama serta kepedulian sosial.

“Peran ulama, para kiai, pondok pesantren, dan organisasi keagamaan sangat penting. Kami memandang mereka bukan sekadar penerima program pemerintah, tetapi mitra dalam membangun masyarakat dan Kota Tangerang,” ujar Sachrudin.

Ia juga menilai regenerasi dan keberlanjutan kepengurusan organisasi keagamaan memiliki posisi strategis dalam pembinaan umat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ini bukan hanya soal jabatan atau struktur organisasi, tetapi bagaimana para nahdliyin hadir di tengah masyarakat, membimbing umat, menjaga nilai-nilai keislaman, dan merawat persatuan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia turut menyampaikan selamat kepada jajaran PCNU Kota Tangerang yang baru dilantik dan berharap kepengurusan masa khidmat 2026–2031 dapat menjalankan amanah serta memperluas manfaat bagi masyarakat.

Adapun susunan pimpinan PCNU Kota Tangerang yang dilantik yakni KH. Abdul Mu’ti sebagai Rais Syuriah, H. Ahmad Kafi sebagai Ketua Tanfidziyah, KH. Burhanudin sebagai Katib Syuriah, dan Khoiru Supyan sebagai Sekretaris.

“Ada pesan yang sangat baik dari rangkaian kegiatan kita hari ini. Pelantikan mengingatkan kita pada amanah, sementara istigasah mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar perlu disertai doa,” pungkas Sachrudin. (Qor)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments