TangerangKini, Kota Tangerang – Kebakaran kios furnitur Madura dan sebuah warung di Jalan Utama Ciledug I, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jumat (02/10/2026) pagi, tak hanya menghanguskan area sekitar 100 meter persegi. Kobaran api juga membuat arus lalu lintas di Jalan KH Hasyim Ashari macet parah hingga sekitar pukul 10.00 WIB.
Kemacetan terjadi bertepatan dengan jam berangkat kerja. Berdasarkan kondisi di lapangan, kepadatan kendaraan mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat petugas melakukan penanganan kebakaran. Jalan KH Hasyim Ashari bahkan tidak dapat dilalui selama beberapa jam.
Kondisi lalu lintas baru berangsur normal setelah proses pemadaman dan penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 10.10 WIB.
Informasi kebakaran diterima petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang sekitar pukul 06.45 WIB dari warga. Lima menit setelah laporan diterima, petugas bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.00 WIB.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan petugas langsung melakukan pemadaman setibanya di lokasi.
Penanganan dilakukan dengan mengerahkan unit dari UPT Pemadam Kebakaran Ciledug dan Pos Pinang.
“Laporan kami terima sekitar pukul 06.45 WIB dari warga. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.00 WIB,” kata Andia.
Ia mengatakan objek yang terbakar terdiri dari kios furnitur Madura dan sebuah warung. Berdasarkan pendataan sementara, luas area yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 100 meter persegi.
“Untuk objek yang terbakar berupa kios furnitur Madura dan warung. Luas area yang terbakar kurang lebih sekitar 100 meter persegi,” ujarnya.
Sebanyak 17 personel dikerahkan dalam proses pemadaman. Mereka terdiri dari 11 anggota UPT Ciledug dan enam personel dari Pos Pinang.
Tiga unit dari UPT Ciledug juga diterjunkan untuk membantu proses pemadaman. Petugas melakukan penanganan hingga memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 10.10 WIB. Setelah memastikan kondisi aman, seluruh petugas kemudian kembali ke posko sekitar pukul 10.30 WIB.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, Andia menyebut dugaan sementara berasal dari arus pendek atau korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk penyebab sementara diduga karena arus pendek atau korsleting listrik. Namun, untuk penyebab pastinya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” kata Andia.
Dalam kejadian tersebut tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka. Sedangkan kerugian materi akibat kebakaran hingga kini belum diketahui karena masih dalam proses pendataan.
“Untuk korban jiwa nihil. Sedangkan kerugian harta benda sampai saat ini masih belum diketahui dan masih dalam pendataan,” pungkas. (Qor)











