TANGERANGKINI, KOTA TANGERANG – Kemeriahan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI) belum usai. Kali ini semaraknya hadir dari Stadion Mini Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug.
Sabtu (26/08), sekitar 10 ribu peserta memadati stadion untuk gerak jalan budaya dalam rangka meramaikan hajatan HUT RI.

“Rame jasa, terima kasih pagi-pagi udah pada hadir buat ramein gerak jalan agustusan. Udah pada cakep-cakep pake baju adat sama kostum merah putihnya, yang semangat ya,” seru Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, saat mengawali sambutannya sebelum melepas para peserta gerak jalan.
Arief, juga sampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang selama ini terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Seperti halnya pendidikan gratis, tak hanya di sekolah negeri namun di 73 SD/MI dan SMP/MTs swasta di Kota Tangerang.
Baca Juga: Melalui Forum Konsultasi Publik, Pj Harapkan RPJPD Dukung Keberlanjutan Pembangunan Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tangerang Tahun 2025-2045, yang digelar di D'Prima Hotel, Kecamatan Tangerang, Kamis, (11/01/2024). Dalam kesempatannya, Pj Wali Kota, menuturkan, RPJPD 2025-2045 tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam melanjutkan tahapan-tahapan pembangunan yang telah dilakukan dalam RPJPD periode 2005-2025. "Hal yang sangat penting adalah menjaga momentum dan keberlanjutan pembangunan. Apalagi masa kepemimpinan berganti setiap 5 tahun sekali, sehingga diperlukan suatu mekanisme penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan," tutur Pj. Nurdin, menyebut, Dokumen RPJPD yang disusun secara komprehensif dapat menjadi titik strategis sekaligus acuan guna menerapkan sistem pengawasan, monitoring dan juga evaluasi terhadap kinerja pembangunan dan pelayanan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. "Masyarakat juga dapat melihat dan menilai apakah jalannya pembangunan sudah sesuai atau belum. Apa yang masih harus diperbaiki dan belum terselesaikan. Nah, ini yang harus dimasukkan ke RPJPD selanjutnya agar keberlanjutan pembangunan dapat terus berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan dalam rencana pembangunan Kota Tangerang," beber Nurdin. "Jadi yang kurang kita perbaiki dan yang sudah bagus kita tingkatkan lagi," tambahnya. Untuk itu, Nurdin, mengajak kepada seluruh pihak beserta para pemangku kepentingan agar dapat terus meningkatkan kolaborasi serta sinergi agar keberlanjutan pembangunan kota dapat terus berjalan guna mewujudkan Kota Tangerang yang berakhlakul karimah dan berdaya saing. "Karena itulah forum konsultasi publik ini digelar agar dapat menghimpun berbagai gagasan serta ide yang dapat kita tuangkan dalam rancangan awal RPJPD ini," tukas Nurdin
“Selain pendidikan, kesehatan dan lainnya juga terus kami tingkatkan layanannya biar masyarakat semakin mudah mengakses berbagai pelayanan yang diberikan Pemkot,” terang Arief.
Selain itu, Arief, mengingatkan, kondisi lingkungan khususnya polusi udara yang akhir-akhir ini sedang terjadi di berbagai wilayah tanah air, tak terkecuali di Kota Tangerang, tentunya membutuhkan peran serta kita semua untuk minimimalisirnya.
“Ayo terus galakkan penanaman pohon di lingkungannya. Kita juga harus semakin peduli dan budayakan hidup sehat serta ramah lingkungan. Dan Pemkot juga sudah bersurat ke pusat agar dilakukan hujan buatan, mudah-mudahan dapat segera terlaksana buat ngurangin polusi udaranya,” tutupnya.(ateng)