Beranda / Pendidikan / Pelatihan UMKM KKN Undip: Menggali Potensi Lokal untuk Kesejahteraan Desa

Pelatihan UMKM KKN Undip: Menggali Potensi Lokal untuk Kesejahteraan Desa

Tangerangkini.com,Wonokerto,3 Agustus 2024- Desa Wonokerto yang terletak di Kabupaten Magelang dikenal dengan warganya yang mengandalkan sektor pertanian dan peternakan. Meski sektor ini menjadi sumber penghidupan utama, pendapatannya seringkali terbatas sehingga tidak mampu secara optimal meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menyadari hal ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menginisiasi program pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan bisnis sederhana.

Program ini diharapkan mampu menginspirasi warga untuk memanfaatkan potensi lokal dalam menciptakan peluang usaha baru.
Program pemberdayaan ini bertujuan untuk mendiversifikasi sumber pendapatan di Desa Wonokerto, yang selama ini bergantung pada sektor pertanian dan peternakan, sering terpengaruh oleh cuaca, harga komoditas yang tidak stabil, dan keterbatasan akses pasar.

Pelatihan ini difokuskan pada pengembangan bisnis berbasis potensi lokal desa. Dengan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat, Desa Wonokerto diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup warganya.

Pelatihan yang berlangsung selama dua jam ini diikuti oleh pemuda dan warga dari berbagai latar belakang. Materi yang diberikan mencakup pengenalan UMKM, perencanaan bisnis, teknik pemasaran, hingga manajemen keuangan.

Peserta juga diberi pemahaman tentang pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha yang memudahkan akses ke berbagai fasilitas pemerintah.

Fokus utama pelatihan ini adalah pemanfaatan sumber daya lokal untuk menciptakan produk dengan nilai tambah, seperti mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi. Peserta juga diberi ide-ide bisnis yang sesuai dengan potensi lokal, seperti pembuatan keripik singkong atau pengolahan cabai menjadi sambal kemasan.

Baca Juga:  Bangun SDM Dari Desa, BLK Komunitas Al Qudratiyah Gelar Pelatihan Angkatan Pertama

Pelatihan ini juga menekankan pada praktik langsung, di mana peserta diajak untuk membuat produk sederhana selama pelatihan, seperti keripik singkong dan sambal olahan.

Ini memungkinkan peserta untuk tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan.

Pelatihan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh peserta, yang melihatnya sebagai peluang untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan desa. Banyak peserta yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang bisnis merasa terinspirasi untuk memulai usaha baru, serta menyadari potensi desa yang dapat diolah menjadi sumber pendapatan tambahan.

Dengan semangat yang ditunjukkan oleh warga Desa Wonokerto, program ini diharapkan menjadi titik awal bagi tumbuhnya wirausaha baru di desa. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program ini juga bertujuan untuk menciptakan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Keberhasilan program ini diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan di desa lain dengan tantangan ekonomi serupa. Dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, desa-desa di Indonesia dapat memanfaatkan potensi lokal mereka untuk membangun ekonomi yang lebih kuat dan stabil.

Mahasiswa KKN Undip juga berharap kolaborasi antara universitas, pemerintah desa, dan masyarakat terus berlanjut agar program-program pemberdayaan seperti ini dapat terus dikembangkan dan membawa manfaat yang lebih luas. Dengan langkah yang tepat dan kerja sama yang erat, Desa Wonokerto diharapkan bisa menjadi contoh sukses dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis lokal. (Riis)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments