Beranda / Kota Tangerang / Bubarkan Kobam, Andri Permana: “Cara Maryono Hormati Kebebasan Pers diatas Kepentingan Kelompok”

Bubarkan Kobam, Andri Permana: “Cara Maryono Hormati Kebebasan Pers diatas Kepentingan Kelompok”

TangerangKini, Kota Tangerang – Wakil DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah tegas Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, yang membubarkan organisasi relawan Komando Barisan Maryono (KOBAM).

Tindakan ini dilakukan menyusul insiden pemukulan seorang jurnalis oleh oknum relawan yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Menurut Andri, keputusan pembubaran KOBAM tidak hanya mencerminkan ketegasan sikap, tetapi juga menjadi simbol politik yang kuat bahwa fase kontestasi Pilkada telah usai, dan kini saatnya seluruh elemen pemerintahan berfokus pada kerja nyata dan pelayanan publik.

“Pak Haji Maryono menunjukkan sikap kenegarawanan yang luar biasa. Ini bukan sekadar menindak oknum, tetapi wujud komitmen nyata untuk mengakhiri euforia Pilkada dan mulai bekerja demi masyarakat,” ujar Andri saat ditemui di Gedung DPRD, Selasa (04/06/2025).

Politisi PDI Perjuangan itu menilai bahwa pembubaran KOBAM adalah bentuk kedewasaan politik yang patut dicontoh oleh para pemimpin daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas pemerintahan dan menghindari konflik horizontal yang dapat merugikan masyarakat luas.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Targetkan Layanan Operasi Jantung BPJS Dibuka Awal Desember 2025

“Tidak boleh ada lagi relawan yang justru menjadi sumber gangguan. Ini momentum penting yang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Andri juga menyoroti pentingnya integritas seorang pemimpin dalam meletakkan kepentingan publik di atas kepentingan kelompok.

“Pemimpin sejati adalah mereka yang punya posisi jelas dan berani mengambil sikap. Pak Haji Maryono telah membuktikan keberpihakannya kepada seluruh warga Kota Tangerang, bukan hanya kepada pendukungnya.”tambahnya.

Wakil DPRD itu pun mengajak semua pihak, termasuk para pendukung kepala daerah, untuk meneladani langkah tersebut. Ia berharap tindakan ini menjadi titik awal era baru dalam pemerintahan Kota Tangerang yang lebih inklusif, damai, dan menghormati nilai-nilai demokrasi serta kebebasan pers.

“Kita semua harus bersatu membangun Kota Tangerang. Demokrasi tidak boleh menjadi alasan untuk merusak tatanan. Justru dari sinilah kita harus melangkah bersama mewujudkan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments