TangerangKini.com, Kota Tangerang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang memastikan lalu lintas pasca Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru) kembali normal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, saat ditemui di ruang kerjanya, pada Senin, 5 Januari 2026.
Dikatakan, kaitannya dengan manajemen rekayasa lalu lintas maupun pengaturan lalu lintas pihaknya terus laksanakan pemantauan.
“Bahkan pasca Nataru kemarin kan ada SKB antar Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR dan Korlantas Polri itu selesai kemarin pasca Nataru. Sekarang semuanya sudah kembali normal, namun pengawasan terhadap tata juga terus kita lakukan. Kita tetap berupaya memberikan pelayanan yang terbaik terkait dengan lalu lintas di jalan raya,” katanya.
Ia menjelaskan, terdapat lonjakan volume kendaraan secara signifikan di beberapa titik rumah ibadah saat pelaksaan Natal dan terjadi kepadatan kendaraan saat perayaan Tahun Baru.
“Ya memang berdasarkan pantauan di lapangan terutama yang melonjak itu di jalan tol ya, Tol Jakarta-Merak, itu ada kenaikan yang signifikan. Beberapa titik lainnya itu di dalam kota yang mana seputaran Puspem di Taman Elektrik, kemudian di Jalan Daan Mogot karena di sana juga ada Gereja Santa Maria kan, dan di pusat-pusat perbelanjaan seperti di Tangcity. Alhamdulillahnya semuanya relatif tetap terkendali. Beberapa titik kepadatan memang ada, namun petugas-petugas di lapangan juga sigap untuk melakukan rekayasa di lapangan,” jelasnya.
Hingga kini, lanjut Suhaely, pasca liburan Nataru terpantau normal di Terminal, Stasiun maupun tempat pendidikan.
“Sepantauan kami di lapangan tadi pagi semua relatif sudah mulai kembali normal gitu. Jalan-jalan juga sudah mulai dipenuhi para pekerja, hanya mungkin anak sekolah belum sepenuhnya pada masuk ya. Jadi mungkin beberapa hari ke depan semuanya kembali normal lagi lalu lintas di jalan,” lanjut dia.
Di akhir pernyataannya, pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan kendaraannya demi keselamatan berkendara.
“Ya yang pasti kalau dari kami ya dari perspektif perhubungan selalu menghimbau bagi masyarakat yang pertama mempersiapkan kalau ingin melakukan perjalanan mempersiapkan kendaraannya. Kemudian mempersiapkan dirinya sendiri. Nah, saat di perjalanan tetap patuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas,” pungkasnya.












