Beranda / Peristiwa / Satpol PP Kota Tangerang Sita Ribuan Botol Miras dari Gudang di Karawaci

Satpol PP Kota Tangerang Sita Ribuan Botol Miras dari Gudang di Karawaci

Tangerangkini.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal dari sebuah gudang di kawasan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawac, Jumat (11/10/2024).

setelah menerima aduan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

(Plt) Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Irman Pujahendra, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah mendapatkan laporan dari warga.

“Kami telah menyita ribuan botol minuman keras dengan hampir 20 jenis berbeda. Ini merupakan hasil dari pengaduan masyarakat yang sangat peduli terhadap lingkungan mereka,” ujar Irman.

Satpol PP Kota Tangerang berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal di Kecamatan Karawaci. Operasi ini dilakukan berkat aduan masyarakat. 

Irman menambahkan bahwa peredaran minuman keras, terutama di kalangan anak muda, sangat berbahaya dan dapat merusak generasi masa depan.

“Kami akan memberantas segala bentuk aktivitas yang dilarang, terutama yang dapat merusak moral dan kesehatan generasi muda Kota Tangerang,” tegasnya.

Operasi ini menghasilkan salah satu penyitaan miras terbesar yang pernah dilakukan oleh Satpol PP Kota Tangerang.

Baca Juga:  Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Normal Usai Libur Lebaran, Wakil Walikota Cek Pelayanan Publik

Irman juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI dan Polri yang turut mendukung jalannya operasi.

Sebagai tindak lanjut, pelaku pelanggaran akan dikenai sanksi berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2005.

Irman mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui aktivitas serupa.

“Denda bisa mencapai Rp 50 juta dan hukuman kurungan hingga tiga bulan,” jelas Irman.

Salah satu karyawan yang bekerja di gudang tersebut, Suhadi, mengaku tidak mengetahui siapa pemilik perusahaan. “Saya sudah bekerja hampir setahun.

Kami sudah dirazia lima kali, tapi tetap saja perusahaan ini beroperasi,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perusahaan sering mendapatkan pasokan dari toko di kawasan Kutabumi.

“Selain anggur merah, kami mengambil merek lain dari toko di Kutabumi,” tuturnya.

Tag:
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments