Beranda / Kota Tangerang / Ratusan Pelajar Ikuti Olimpiade Sains Indonesia di Tangerang

Ratusan Pelajar Ikuti Olimpiade Sains Indonesia di Tangerang

TangerangKini.com, Kota Tangerang — Ratusan pelajar dari berbagai daerah datang ikuti ajang bergengsi di Olimpiade Sains Indonesia (OSI) 2, mengasah kemampuan akademik dan berkompetisi, yang bertempat di kampus STISNU Nusantara Tangerang pada Sabtu (11/10/2025).

Kompetisi tingkat nasional yang digagas oleh Yayasan Pendidikan OMNI Sains Indonesia (OMNI) ini bekerja sama dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa STISNU Nusantara Tangerang, menjadi wadah bagi pelajar dari TK, SD, SMP, hingga SMA dan SMK untuk unjuk kemampuan di bidang sains dan bahasa Inggris.

Kegiatan berlangsung di kampus STISNU Tangerang dan menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi positif di bidang sains dan bahasa Inggris.

Penanggung Jawab Omni sains Kota Tangerang, Richard, menuturkan bahwa OSI tidak hanya menjadi ajang perlombaan akademik, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan motivasi belajar bagi generasi muda.

“Kami ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus menantang. Anak-anak bukan hanya berkompetisi untuk medali, tetapi juga untuk mengasah karakter unggul,” ujarnya.

Dalam OSI 2 ini, para peserta memperebutkan trofi, medali emas, perak, dan perunggu, serta beasiswa kuliah bagi pemenang terbaik. Tak kalah menarik, field trip edukatif ke Dubai dan wisata kapal pesiar ke Singapura Phuket menanti juara umum tingkat nasional.

Kategori lomba disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Peserta TK/RA diuji dalam bidang berhitung dan matematika, SD dan SMP bersaing di bidang IPA, IPS, dan Bahasa Inggris, sementara SMA/SMK berkompetisi dalam mata pelajaran seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Akuntansi, Geografi, Sosiologi, dan Sejarah.

Perwakilan Yayasan OMNI menjelaskan bahwa lembaga tersebut menaungi pendidikan formal dari TK hingga SMK dan berpusat di Cibinong, Bogor. Selain mengelola lembaga pendidikan, OMNI juga aktif mengadakan berbagai kompetisi akademik nasional seperti OSI.

Baca Juga:  Di Pengajian Bulanan, Maryono: Perkuat Spirit Kebersamaan untuk Tata Kota Lebih Baik

“OSI pertama sudah selesai, dan sekarang kami melaksanakan OSI kedua di beberapa kota, salah satunya di Provinsi Banten. Untuk wilayah Banten sendiri, pelaksanaannya ada di Tangerang, Tangerang Selatan, dan Serang,” terangnya.

Seluruh kegiatan OSI dilaksanakan secara langsung di tiap kota dengan pengawasan ketat dari tim pusat. Mahasiswa lokal turut dilibatkan sebagai panitia, pengawas, dan korektor, namun seluruh mekanisme tetap mengacu pada SOP resmi dari panitia pusat.

Menariknya, kegiatan ini sepenuhnya digagas oleh Yayasan OMNI tanpa sponsor eksternal. “Kita murni dari OMNI, tidak ada sponsor. Semua kita jalankan secara mandiri,” tegas perwakilan yayasan.

Sistem kompetisi OSI mengharuskan peserta mencapai nilai minimal 75 (KKM) untuk melaju ke tingkat provinsi, sebelum akhirnya bersaing di tingkat nasional. Para pemenang berhak mendapatkan hadiah utama dan sertifikat resmi dari Dinas Pendidikan, yang dapat menjadi nilai tambah dalam pendaftaran sekolah maupun perguruan tinggi.

Ke depan, Yayasan OMNI berencana memperluas cakupan kompetisi dengan menambah kategori jenjang universitas pada OSI season ketiga.

“Kami ingin OSI menjadi gerbang bagi anak-anak Indonesia untuk menemukan potensi terbaiknya. Para juara akan terus kami data dan kawal agar perkembangannya terarah,” pungkasnya.

Dengan semangat kemandirian dan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan, Olimpiade Sains Indonesia (OSI) 2 diharapkan mampu melahirkan generasi emas Indonesia yang berprestasi dan siap bersaing di kancah global.(qor).

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments