TangerangKini.com, Kota Tangerang – Sebanyak 71 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan sekitar 20 organisasi kepemudaan (OKP) berkumpul dalam Silaturahmi Kebangsaan di Nambo Jaya Sports Center, Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (15/08/2026).
Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu mengusung tema “Merajut Persaudaraan, Menjaga Kedamaian, Bersama Membangun Kota.”
Silaturahmi tersebut menjadi ruang bagi berbagai elemen masyarakat dari latar belakang berbeda untuk menyatukan komitmen menjaga kerukunan, persaudaraan, serta bersama-sama membangun dan memajukan Kota Tangerang.
Ketua pelaksana, Saipul Bahri atau yang akrab disapa Bung Marcel, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keinginan untuk mempererat hubungan antarlembaga dan organisasi yang selama ini belum berkumpul dalam satu momentum bersama.
“Ini harapan kita semua, khususnya organisasi yang ada di Kota Tangerang, berharap adanya jalinan kasih dan hubungan persaudaraan,” kata Marcel.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi kesempatan bagi seluruh organisasi untuk menyatakan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita sepakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya oleh para organisasi yang ada di Kota Tangerang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut dibangun melalui komunikasi dan kerja sama dengan organisasi perangkat daerah, khususnya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang.
“Kesbangpol sangat mensupport dengan kegiatan ini sehingga sampai dengan hari ini kegiatan yang kita rencanakan berjalan sukses,” katanya.
Kepala Kesbangpol Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengapresiasi inisiatif para pengurus ormas dan OKP yang menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Ini menjadi momentum yang amat sangat bersejarah untuk Kota Tangerang di tahun 2026 ini, bahwasanya seluruh ormas dan OKP berikrar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menjaga persaudaraan di Kota Tangerang,” ujar Wawan.
Ia menyebut, kegiatan itu diikuti hampir 70 ormas dan sekitar 20 OKP. Menurutnya, keberadaan kedua unsur tersebut memiliki peran penting sebagai wadah masyarakat, termasuk kalangan pemuda.
Lebih lanjut, ia berharap silaturahmi kebangsaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan persaudaraan di Kota Tangerang.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menekankan agar semangat silaturahmi tidak hanya dilakukan dalam kegiatan tertentu, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sachrudin mengatakan kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya, organisasi kepemudaan, organisasi sosial, organisasi kemasyarakatan hingga organisasi keagamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa kebangsaan dan dilanjutkan dengan ikrar kebangsaan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan.
Sachrudin menilai kebersamaan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam mengisi kemerdekaan sekaligus meneruskan perjuangan para pahlawan.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya,” katanya.
Ia berharap Silaturahmi Kebangsaan yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Tangerang tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
“Semoga silaturahmi kebangsaan ini tidak selesai di sini, tapi dirajut dengan kebersamaan di setiap saat membangun kota ini,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, silaturahmi memiliki makna penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat karena dapat memperkuat hubungan dan membuka ruang kebersamaan.
Ia juga mengajak masyarakat Kota Tangerang menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat perjuangan, kemeriahan, dan kebersamaan.
“Kebersamaan kata kuncinya, tidak ada yang bisa sendirian,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberagaman menjadi salah satu kekuatan Kota Tangerang yang selama ini mampu hidup berdampingan.
“Kota Tangerang ini adalah miniatur Indonesia dan sampai saat ini dengan keberagamannya bisa hidup bersama-sama,” pungkasnya. (Qor)












