Beranda / Kota Tangerang / Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Kota Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Kota Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik

TangerangKini.com, Kota Tangerang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuka ruang bagi masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan untuk menyampaikan kritik, saran, serta masukan terkait kualitas pelayanan kesehatan.

Melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, rumah sakit milik pemerintah daerah itu menghimpun berbagai kebutuhan masyarakat sebagai bahan evaluasi dan pengembangan layanan ke depan, di Aula Lantai IV RSUD Kota Tangerang, Kamis (05/11/2026).

 

Acara tersebut menjadi wadah dialog antara pihak rumah sakit dengan berbagai unsur masyarakat untuk menyempurnakan standar dan mutu pelayanan.

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Kota Tangerang, Ikhwan, mengatakan forum tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mendapatkan masukan langsung dari masyarakat, baik terkait pelayanan yang sudah berjalan maupun kebutuhan layanan baru.

Menurutnya, pengembangan pelayanan rumah sakit juga harus menyesuaikan dengan program prioritas pemerintah, termasuk layanan (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi) KJSU serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

“Forum Konsultasi Publik ini menjadi wahana bagi kami untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait pelayanan yang ada di RSUD Kota Tangerang, baik yang sedang berjalan maupun pengembangan ke depannya. Tentu, kami juga menyesuaikannya dengan program yang diwajibkan pemerintah, termasuk layanan KJSU dan Kesehatan Ibu dan Anak,” ujar Ikhwan.

Ia mencontohkan, salah satu pengembangan layanan yang sebelumnya berasal dari aspirasi masyarakat adalah fasilitas kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cathlab).

Masukan tersebut disampaikan dalam forum tahun sebelumnya dan kini telah direalisasikan oleh RSUD Kota Tangerang.

“Seperti tahun lalu, masyarakat menyuarakan kebutuhan pelayanan kateterisasi. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa kami laksanakan. Jadi, melalui forum ini kami ingin mendapatkan kritik, saran, masukan, bahkan usulan program baru yang memang dirasakan masyarakat sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Dalam forum tahun ini, sejumlah peserta juga menyampaikan berbagai usulan yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan rumah sakit.

Masih kata Ikhwan, ia menyebutkan salah satu masukan datang dari unsur pendidikan yang mengharapkan RSUD Kota Tangerang tidak hanya menjadi tempat praktik mahasiswa, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai wahana penelitian.

“Selama ini dari unsur pendidikan lebih banyak melakukan praktik di sini. Namun, tadi ada usulan agar RSUD juga bisa menjadi tempat penelitian. Itu tentu menjadi pertimbangan kami,” katanya.

Selain itu, muncul masukan mengenai perlunya peningkatan koordinasi dan komunikasi antara pelayanan tuberkulosis (TB) dengan HIV. Menanggapi hal tersebut, pihak rumah sakit akan mengkaji mekanisme pemantauan secara berkala, termasuk kemungkinan menyelaraskan data kedua layanan tersebut.

Baca Juga:  81 Pegawai Terima SK Pensiun, Sachrudin: Selamat Purna Bakti, Tetaplah Berperan di Tengah Masyarakat

“Kami akan koordinasikan bagaimana pelayanan TB dan HIV ini bisa lebih terintegrasi, misalnya melalui monitoring setiap minggu dan penyamaan data. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” ungkapnya.

Masukan lainnya datang dari pihak JNE. Ikhwan mengatakan, perusahaan tersebut berharap kerja sama dengan RSUD tidak hanya sebatas pengantaran obat (delivery), tetapi juga dapat diperluas ke aspek pemasaran agar layanan rumah sakit semakin dikenal masyarakat luas.

“Itu menjadi sesuatu yang positif bagi kami. Jadi, kerja samanya tidak hanya sebatas pengiriman obat, tetapi juga bisa membantu memperkenalkan RSUD Kota Tangerang di tempat-tempat lain,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Amir Ali, mengatakan Forum Konsultasi Publik merupakan kegiatan tahunan yang penting untuk mendorong peningkatan mutu pelayanan RSUD, termasuk pelayanan rujukan dari puskesmas maupun rumah sakit lainnya.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan agar rumah sakit dapat mengetahui kebutuhan sekaligus mengevaluasi kekurangan pelayanan yang selama ini berjalan.

“Tujuan forum ini salah satunya untuk memberikan masukan kepada RSUD Kota Tangerang agar pelayanannya semakin baik. Terutama pelayanan rujukan, baik dari puskesmas maupun dari rumah sakit lain. Karena itu, kami membutuhkan masukan dari berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Tangerang,” kata Amir.

Ia mengungkapkan, sejumlah masukan dari forum sebelumnya telah ditindaklanjuti. Salah satunya terkait fasilitas parkir yang kini telah mendapatkan perhatian dan penanganan.

Selain itu, pengembangan layanan juga terus dilakukan. Salah satu realisasinya adalah hadirnya fasilitas cathlab yang sebelumnya belum tersedia di RSUD Kota Tangerang.

“Masukan yang pertama, salah satunya terkait parkiran. Tahun ini sudah kami tindak lanjuti. Kemudian dari sisi pelayanan, kami juga melakukan pengembangan dengan menghadirkan cathlab. Pada tahun-tahun sebelumnya layanan ini belum ada, tetapi tahun ini sudah tersedia,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya berencana terus menambah jenis pelayanan kesehatan, terutama layanan yang mampu mempercepat penanganan pasien dengan kondisi kegawatdaruratan.

“Insyaallah, ke depan kami akan terus menambah pelayanan yang bisa memberikan penanganan lebih cepat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan penanganan dalam kondisi gawat darurat,” pungkasnya.

Melalui Forum Konsultasi Publik tersebut, RSUD Kota Tangerang diharapkan tidak hanya menjadikan aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi, tetapi juga merealisasikannya dalam bentuk peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan. (Adv)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments