Beranda / Kota Tangerang / Pabrik Dupa Terbakar di Jalan Bayur, Dua Rumah Warga Ikut Dilalap Api

Pabrik Dupa Terbakar di Jalan Bayur, Dua Rumah Warga Ikut Dilalap Api

TangerangKini.com, Kota Tangerang – Kebakaran hebat melanda CV Damarindo, sebuah pabrik produksi dupa (buhur), di Jalan Bayur, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin sore. Kobaran api yang diduga berasal dari area pabrik merembet ke permukiman warga dan menghanguskan dua rumah yang saling berdempetan.

Salah seorang warga terdampak, Iqbal Wijaya, mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.30 WIB saat dirinya bersama keluarga sedang berada di bagian belakang rumah.

“Jadi awalnya saya sama keluarga lagi di belakang. Sekitar jam 05.30-an tiba-tiba ada api masih kecil. Saya sama orang tua langsung nyiramin pakai selang. Tapi tekanan air enggak begitu kencang, jadi enggak kuat,” ujar Iqbal.

Menurutnya, kobaran api dengan cepat membesar akibat tiupan angin kencang. Api kemudian menyambar tumpukan karung goni berisi paket yang telah siap dikirim dari area pabrik sehingga membuat kebakaran semakin sulit dikendalikan.

“Saya sudah teriak-teriak, mertua saya juga sudah manggil karyawan yang di mess. Saya nyoba nyiramin pakai air dari toren juga enggak kuat. Karena angin kencang, api langsung nyamber karung goni dan cepat sekali membesarnya,” katanya.

Ia meyakini sumber api berasal dari dalam pabrik, bukan dari rumah warga. Ia mengaku ada saksi yang melihat kobaran api pertama kali muncul dari belakang bangunan pabrik.

“Api sumbernya memang dari pabrik, bukan dari kita. Saksi juga ada, Bang Acong tukang es. Dia lagi buang sampah, melihat api dari belakang, dari pabrik adanya,” ungkapnya.

Saat api semakin membesar, Ia berusaha menyelamatkan barang-barang berharga milik keluarganya.

“Kalau saya, barang-barang keluarga saya saya evakuasi. Baju, berkas-berkas, motor saya keluarin. Tapi di rumah orang tua saya ada tiga motor yang enggak selamat,” ujarnya.

Lalu, Ia menyebut satu rumah terbakar habis, namun karena bangunan rumahnya menyatu dengan rumah orang tuanya, total ada dua rumah yang terdampak kebakaran.

Baca Juga:  Melalui Orientasi Perencanaan, Pj : Siapkan Kegiatan Tahun 2026 yang Inklusif, Inovatif, dan Berbasis Data 

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kecamatan Priuk, Kamaludin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.15 WIB dan langsung mengerahkan 14 unit mobil pemadam dengan 60 personel gabungan.

“Tepatnya jam 5 lewat 15 menit kita dapat informasi bahwasanya di Jalan Bayur ini terjadi kebakaran. Kebetulan yang terbakar CV Damarindo yang bergerak di bidang buhur atau dupaan. Kita sudah turun 14 unit dengan personel 60 orang,” kata Kamaludin.

Ia menjelaskan hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan karena petugas belum dapat meminta keterangan dari pemilik pabrik.

“Sampai saat ini saya belum bisa bertemu dengan pemilik, dan dugaan sementara juga saya belum bisa memastikan apakah ini korsleting arus pendek listrik atau dari tabunan. Karena memang sekarang ini lagi musim panas,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala akibat kepadatan lalu lintas di Jalan Bayur yang menjadi jalur alternatif masyarakat menuju Teluknaga, Kampung Melayu, dan Sepatan pada jam pulang kerja.

“Kendala kita karena bertepatan jam pulang kantor. Jalan Bayur ini perlintasan warga, sehingga kendaraan pemadam agak sedikit terhambat karena kemacetan,” ujarnya.

Meski menghanguskan bangunan pabrik dan merembet ke rumah warga, Kamaludin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Korban jiwa tidak ada, alhamdulillah,” katanya.

Lebih lanjut, Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan di tengah cuaca panas yang saat ini mencapai suhu 34 hingga 36 derajat Celsius.

“Imbauan kepada masyarakat, karena situasi sekarang memang suhu panasnya sampai 34 sampai 36 derajat Celsius, diharapkan jangan membakar sampah sembarangan. Ada beberapa titik kebakaran di Kota Tangerang yang penyebabnya dari tabunan, sehingga masyarakat diminta lebih waspada,” pungkasnya. (Qor)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments