TangerangKini.com, Kota Tangerang – Gelaran Pinang Fest 2026 yang menjadi ajang kolaborasi Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI dan Karang Taruna Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, resmi berakhir pada Sabtu (07/11/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan berbagai layanan publik dan aksi sosial. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Dede Maulana Paisal, yang menilai kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pemuda mampu menghadirkan kegiatan yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Dede mengatakan, Pinang Fest merupakan bentuk nyata keterlibatan pemuda dalam menjalankan peran sosial sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah.
“Saya dari DPD KNPI Kota Tangerang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bagus sekali, karena teman-teman KNPI dan Karang Taruna Kecamatan Pinang bisa menunjukkan bagaimana pemuda mengimplementasikan hal-hal yang memang dibutuhkan masyarakat,” ujar Dede.
Menurutnya, pemuda saat ini membutuhkan ruang yang lebih luas untuk berinovasi, berkembang, dan berakselerasi bersama pemerintah. Karena itu, kolaborasi seperti Pinang Fest perlu terus diperkuat dan tidak berhenti hanya di Kecamatan Pinang.
Ia menyebut, DPD KNPI Kota Tangerang akan mendorong kegiatan serupa agar dapat dilaksanakan oleh DPK KNPI di seluruh kecamatan.
“Ke depan, kegiatan seperti ini akan kita dorong agar terus berjalan melalui kolaborasi. Saat ini memang baru dua kecamatan yang melaksanakannya, tetapi harapannya nanti bisa berkembang dan dilakukan oleh DPK KNPI di setiap kecamatan,” tegasnya.
Lebih jauh, Dede berharap pemuda turut mengambil peran dalam memikirkan dan mempersiapkan masa depan Kota Tangerang, terutama menghadapi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, posisi Kota Tangerang yang berdekatan dengan ibu kota menjadi salah satu potensi besar yang harus dimanfaatkan, terlebih dengan hadirnya bonus demografi.
Ia menegaskan, pemuda tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan, melainkan harus menjadi subjek yang ikut menentukan arah pembangunan daerah.
“Jadi, pemuda jangan hanya menjadi objek, tetapi harus menjadi subjek. Pemuda harus bisa terlibat dan berkaitan dengan program-program pemerintah. Karena itu, kolaborasi harus lebih diperkuat dan dimatangkan agar peran pemuda benar-benar terasa dalam pembangunan,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pinang Fest 2026, Geri Jeneri, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar hingga penutupan.
Ia berharap kegiatan serupa yang digagas pemuda dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan, termasuk melalui penganggaran dari DPD KNPI Kota Tangerang.
“Alhamdulillah, Pinang Fest berjalan lancar dari awal sampai akhir. Harapannya, ke depan kegiatan seperti ini maupun kegiatan kepemudaan lainnya bisa terus dilaksanakan dan mendapat dukungan anggaran dari DPD KNPI Kota Tangerang,” ujar Geri.
Pinang Fest 2026 diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, sekaligus mendorong pemuda semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan Kota Tangerang. (Qor)










