Beranda / Kota Tangerang / Tepi Taman Potret Ambles, Pengunjung Khawatir Ancam Keselamatan

Tepi Taman Potret Ambles, Pengunjung Khawatir Ancam Keselamatan

TangerangKini.com, Kota Tangerang – Kondisi longsor yang terjadi di kawasan Taman Potret, Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, menjadi perhatian para pengunjung. Selain menyebabkan bagian tepi taman ambles, permukaan area di sekitar lokasi terlihat mulai miring, sementara tempat duduk yang berada tidak jauh dari titik longsor juga tampak mengalami keretakan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena berada di area yang kerap dipadati masyarakat, terutama pada akhir pekan.

 

Salah seorang pengunjung, Hakim, mengaku telah beberapa kali melihat kondisi longsor tersebut. Menurutnya, kerusakan yang terjadi semakin mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung, khususnya anak-anak.

“Iya itu, udah 2 kali saya kesini itu udah ambles, takutnya kalo ada anak kecil yang maen kesitu. Apa lagi kalo ambles nutup kali itu. Kaya kaga keurus,” ujarnya di lokasi, Kamis (02/07/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa kawasan Taman Potret selalu ramai dikunjungi warga, terutama pada malam akhir pekan.

“Apalagi kalo malem minggu pengunjung banyak disitu, kondisinya udah parah bener,” katanya.

Menanggapi informasi tersebut, Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi, mengatakan pihaknya baru menerima laporan terkait longsor di kawasan Taman Potret dan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan pengecekan di lapangan.

Baca Juga:  Ciptakan Pilkada 2024 Aman dan Damai, Kesbangpol Kota Tangerang Gelar Kemitraan Ormas

“Oh, yaitu baru informasinya baru kita terima dan nanti segera akan kita minta ke teman-teman PU untuk mengecek, kalau dan menindaklanjutin. Tinggal lihat kewenangannya nih, menjadi ranah kewenangan siapa.” tegasnya.

Rusdi menjelaskan, penanganan longsor tersebut perlu memperhatikan aspek kewenangan karena berkaitan dengan aliran sungai yang memiliki pembagian tanggung jawab antarinstansi.

“Karena ada batasan berkaitan sama kewenangan dalam konteks penanganan aliran sungai. Apakah ini menjadi ranah kewenangan di kita atau bukan. Tapi pastinya, jangan kemudian kondisi longsor itu menghambat aliran sungai yang pada akhirnya berdampak terhadap banjir dan yang lain-lain. Pastinya itu sarana publik yang harus sama-sama kita jaga.” Katanya.

Ia memastikan akan segera menyampaikan laporan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum agar dilakukan peninjauan dan ditentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Nanti saya tindaklanjuti, saya sampaikan posisinya ke teman-teman di PU. Nanti biar PU yang mengecek, nanti seperti apa tindak lanjutnya. Mudah-mudahan bisa segera diselesaikan,” pungkasnya. (Qor)

Tag:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments