Tangerangkini.com,Kota Tangerang- Forum Aliansi Aktivis Tangerang (Fortang) kritisi program Infaq dan Sedekah Sekolah (ISLAH) yang di keluarkan oleh MUI, Basnaz dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Fortang juga menilai program tersebut menyusahkan masyarakat dan akal-akalan saja demi mendapatkan anggaran dari sekolah SD dan SMP di Kota Tangerang.
Trisyahrizal, S.H dengan nada kesal mengatakan kepada awak media bahwa “Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, jangan memungut uang dari siswa-siswi mengatasnamakan infaq dan shodaqoh setahu saya infaq dan shodaqoh itu se ikhlasnya, bukan ditentukan tarifnya, kalo ditentukan itu namanya memaksa, lebih baik MUI dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang belajar lagi sebelum mengeluarkan program,”tegasnya, kepada awak media.
Trisyahrizal S.H yang juga merupakan Sekretaris Jendral Fortang mengecam keras kepada MUI,Basnaz dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, ia juga mengancam akan melakukan aksi massa di depan kantor Dinas Pendidikan kota Tangerang,Majlis Ulama Indonesia dan Basnaz kota Tangerang.
“Bantuan program dari pemerintah kota Tangerang dan pemerintah pusat itu juga seharusnya sudah cukup jika dikelola dengan baik, bahkan sampai sekarang pun anggaran pendidikan di dinas kota Tangerang tidak transparan apalagi ditambah program ISLAH yang tidak jelas dan di indikasikan sebagai Pungutan Liar (Pungli),” Tutup trisyahrizal.
(Her)












