TangerangKini.com, Kota Tangerang – Kerja sama antara dunia akademik dan pemerintah daerah kembali diperkuat. Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten bergerak cepat setelah menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang.
Kesepakatan yang diteken oleh Dekan FUDA UIN SMH Banten, Dr. Masykur, M.Hum., dan Kepala DPAD Kota Tangerang, Drs. Engkos Zarkasyi A, M.Si., itu tidak hanya berhenti pada seremoni penandatanganan. Kedua lembaga langsung menyiapkan sejumlah program konkret yang menyentuh bidang pendidikan, literasi, hingga pelestarian sejarah daerah.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa FUDA, khususnya dari Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), akan memperoleh kesempatan menjalani Praktikum Profesi Lapangan (PPL) maupun program magang di lingkungan DPAD Kota Tangerang.
Langkah ini diharapkan menjadi jembatan antara teori yang dipelajari di kampus dengan praktik langsung di lapangan, terutama dalam pengelolaan perpustakaan modern dan sistem kearsipan daerah.
Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting untuk menjawab tantangan dunia perpustakaan dan kearsipan yang terus berkembang.
“Tantangan dunia perpustakaan dan kearsipan hari ini adalah digitalisasi dan daya tarik bagi generasi muda. Dengan dukungan keilmuan dari Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Banten, kami optimis bisa menghadirkan inovasi baru dalam pelayanan informasi dan pelestarian dokumen bersejarah di Kota Tangerang,” tuturnya, Rabu (24/06/2026).
Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong peningkatan indeks literasi masyarakat Kota Tangerang sekaligus mempercepat digitalisasi arsip-arsip daerah yang memiliki nilai sejarah penting.
Di sisi lain, Dekan FUDA UIN SMH Banten, Dr. Masykur, menilai kemitraan dengan lembaga pemerintah daerah merupakan kebutuhan penting dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana tata kelola kearsipan modern dan manajemen perpustakaan publik dijalankan. DPAD Kota Tangerang adalah mitra yang sangat tepat untuk menunjang kompetensi tersebut,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, kedua lembaga telah menyusun sejumlah agenda bersama. Program yang akan dijalankan antara lain menghadirkan akademisi sebagai narasumber dalam podcast DPAD Kota Tangerang, memperkuat kegiatan FUDA Goes to Library, serta melibatkan mahasiswa dalam menghidupkan sudut baca dan layanan perpustakaan keliling di berbagai wilayah Tangerang.
Tak hanya itu, kolaborasi juga akan menyentuh bidang penelitian. FUDA UIN SMH Banten dan DPAD Kota Tangerang berencana melakukan riset bersama terkait sejarah lokal dan perkembangan Islam di Tangerang, termasuk kajian mengenai sejarah perkembangan Masjid Kali Pasir yang menjadi salah satu situs bersejarah di wilayah tersebut.
Melalui kerja sama yang bersifat inklusif ini, FUDA UIN SMH Banten dan DPAD Kota Tangerang berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi, pengembangan literasi, serta pelestarian warisan sejarah di Provinsi Banten.(Adv)







